Saturday, September 24, 2011

Agar tidak di pecat


Sebagai seorang karyawan, kamu dituntut untuk selalu menunjukkan kinerja yang baik bagi perusahaan atau instansi tersebut. Satu kesalahan kecil yang kamu lakukan bisa berbuntut pemecatan. 
Untuk itu, berikut sejumlah tips yang perlu kamu ketahui untuk tetap 'aman'.

1. Jadilah Pemain Tim
Perusahaan tentu ingin memiliki karyawan yang mampu bekerja sama dengan rekan-rekan lainnya. Maka, pelajari dan perbaiki kemampuanmu dalam berkomunikasi dengan rekan kerja lainnya, seperti bagaimana mengeluarkan pendapat yang konstruktif serta memberikan kritik tanpa membuat orang lain tersinggung.

2. Berperilaku baik
Berlakulah sopan dan santun di kantor. Perilaku yang baik dan ramah akan mampu memikat hati rekan kerja dan juga atasan. Jauhkan dirimu dari perilaku negatif seperti menjelekkan orang lain, suka mengeluh, atau sombong.

3. Terbuka untuk saran dan kritik
Seorang karwayan yang baik harus mampu terbuka terhadap saran dan kritik yang bersifat membangun yang dilontarkan terhadapnya. Dengan adanya saran dan kritik ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif terhadap kinerjamu di perusahaan.

4. Kerja keras
Tunjukkan pada perusahaan bahwa kamu memiliki dedikasi tinggi terhadap perusahaan tersebut. Pihak perusahaan tentu akan segan untuk memberhentikan karyawan yang memang terbukti memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan.

5. Tetap up date
Pihak perusahaan berharap memiliki karyawan yang berpengetahuan luas dan mengetahui perkembangan terbaru yang terjadi di dunia.

6. Selalu Profesional
Tunjukkan sikap profesional ketika kamu berada dalam dunia kerja di perusahaan atau instansi manapun. Jagalah selalu agar kamu tidak mencampuradukkan masalah pribadi dengan pekerjaan.

Tuesday, September 13, 2011

Kalau bos di tempat magang cerewet


Pasti jenuh banget kalau punya atasan yang cerewet dan menyebalkan di tempat magang. Bagaimana tidak? Hal tersebut bisa mempengaruhi performa kamu dalam bekerja.

Menurut Pakar Karier Heather R Huhman, untuk lulusan baru yang baru masuk dalam satu perusahaan, hubungan antara atasan dan profesional muda tidak menjanjikan seperti yang mereka duga.

"Kesenjangan Hubungan ini disebabkan profesional muda dan pegawai magang menghadapi bos yang berpikir mereka tidak punya pengalaman dengan dunia kerja dna hanya ingin mendapat keuntungan pengalaman dari perusahaannya," ujar huhman, seperti dikutip dari Her Campus,
Ingin tahu bagaimana cara menghadapi atasan super menyebalkan yang acap kali meragukan kemampuanmu?

Berikut tipsnya:

1. Analisis Sikap dan Kebiasaanmu.
Jika kamu beberapa kali ditegur oleh atasan tanpa sebab, coba analisis dirimu dahulu. Analisis sikapmu selama ini, apakah ada sikap yang sekira salah seperti, kamu suka bergosip, bicara di belakang orang, atau tidak cakap? Atau kamu punya kebiasaan yang menunjukkan inkompentensi, seperti lamban menerima tugas, atau kamu sulit berkonsentrasi, dan sebagainya.

2. Lihat dari Sisi Atasan
Kamu baiknya mencoba melihat dari perspektif yang berbeda, siapa lagi jika bukan prespektif atasanmu. Coba kamu teliti, jadwal atasanmu, sesibuk apakah dia, kemudian, coba kamu korelasikan dengan sikapmu yang menurut atasanmu kurang selama ini.

Coba rasaakan bagaimana kiranya jika kamu yang menjadi atasan dengan pegawai yang memiliki sikap sepertimu.

3. Berpikir Positif
Jika atasan mulai mengkritisi semuanya tentang dirimu, hal tersebut berarti merupakan satu peringatan bahwa kamu harus meningkatkan performa kerjamu. Berpikirlah dengan kepala dingin dan tetap positif. Jika kamu menganggap pekerjaanmu cukup baik, pertahankan, kalau bisa tingkatkan lebih dari ekspektasi atasanmu.

4. Tanyakan Saja
Sudah melakukan yang terbaik, namun tetap saja kamu diremehkan atau dituntut untuk lebih. Tanyakan saja padanya, apa yang kiranya kurang dari pekerjaanmu, jangan hanya itu, tanyakan juga sikapmu yang mana yang mungkin membuat dirinya jengkel. Tidak usah takut, toh ini utnuk kenyamananmu juga.

5. Komunikasi Berkualitas
Jika atasanmu terlalu menuntut dan terlalu sibuk untu bertemu empat mata, jalin komunikasi dengan cara lain. Tanyakan hal yang kamu kurang paham, atau tanyakan kapan dia punya waktu untuk bertemui dengan karyawan. Jangan bertele-tele, usahakan komunikasimu sefektif mungkin.

6. Tetap Profesional
Mungkin hal ini cukup sulit kamu lakukan, namun jika kamu berhasil menerapkan prinsip profesional, mungkin suasana kantormu bisa sedikit lebih asyik. Pasalnya banyak profesional muda atau pegawai magang terlalu mengambil perkataan atasan dengan serius.

Atau terlalu peka terhadap kritik, jika kamu sudah merasa melakukan yang paling baik dari usahamu, dan bersikap sebaik mungkin, jangan ragu ambil sikap profesional. Beranilah kritik atasanmu, terima atau tidak itu urusan dia, yang penting kamu tetap mempertahankan pekerjaan yang sudah kamu lakukan dengan baik.

Saturday, September 10, 2011

Type Manajer



Dalam kursus yang telah berjalan selama 20 tahun, Briggs dan Myers mengembangkan suatu test preferensi yang menunjukkan kepribadian individu. Tes ini tidak mengukur intelegensi, motivasi, kedewasaan, atau kesehatan mental seorang manajer. Teori dari kursus ini membagi manusia menjadi 16 Tipe Kepribadian yang berbeda, sesuai dengan 4 dimensi yang telah ditentukan. Setiap tes MBTI – Myers Briggs Type Indicator, petunjuk tipe Myers Briggs mempunyai 100 pertanyaan tentang apa dan bagaimana yang dirasakan, serta yang akan dilakukan oleh seseorang dalam situasi tertentu. Contohnya, dalam sebuah acara perkenalan, apakah seseorang sering terlebih dahulu memperkenalkan dirinya atau menunggu untuk diperkenalkan. Karena sifat extrovert cenderung untuk memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, sedangkan introvert condong untuk diperkenalkan.
Apakah seorang manajer mempunyai suatu tugas yang bervariasi, atau suatu tugas yang monoton/rutin? Sebab tipe judging condong menerima tugas yang bervariasi dan tipe perceiving cenderung pada tugas rutin. Apakah seorang manajer lebih suka bekerja sama dengan seseorang yang ramah dan berterus terang? Tipe feeling senang pada karyawan yang ramah dan tipe thinking lebih suka kepada karyawan yang berterus terang. Dari penyelidikan tes MBTI dinyatakan 60% manajer pada umumnya adalah pemikir.
Menurut penerbit buku test MBTI – Consulting Psychologist Press di Palo Arto, California, 1,5 juta masyarakat di Amerika Serikat mengikuti tes MBTI. Tes ini sangat populer di Amerika Serikat. Peserta dari tes ini bukan hanya perusahaan-perusahaan seperti Allied-Signal, Apple, AT&T, Citicorp, Exxon, dan lain sebagainya, tetapi juga digunakan di rumah sakit, angkatan bersenjata Amerika Serikat dan bahkan gereja.
Ke 16 Tipe Kepribadian Manajer tersebut ialah :
ISTJ : Introvert, Sensing, Thinking, Judging ; Tipe ISTJ mempunyai sifat serius, tenang, penuh konsentrasi dan logis. Seorang manajer yang bertipe ISTJ bertanggung jawab penuh dalam pekerjaannya dan segala tugasnya dikerjakan dengan praktis berdasarkan fakta yang ada.
ISFJ : Introvert, Sensing, Feeling, Judging ; Tipe ISFJ mempunyai sifat tenang, ramah, bertanggung jawab, teliti, setia dan baik budi. Tipe ISFJ mengungkapkan seorang manajer yang tekun bekerja untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
ISTP : Introvert, Sensing, Thinking, Perceiving ; Tipe ISTP mempunyai sifat tenang, pendiam dan analitis. Manajer bertipe ISTP merupakan manajer yang melaksanakan tugasnya dengan serius dan teliti.
ISFP : Introvert, Sensing, Feeling, Perceiving ; Tipe ISFP mempunyai sifat malu, sangat ramah, sensitive dan rendah hati. Manajer bertipe ISFP adalah pekerja yang setia, tidak suka berdebat dan sering mengerjakan tugasnya dengan rileks.
ESTP : Extrovert, Sensing, Thinking, Perceiving ; Tipe ESTP mempunyai sifat tidak tergesa-gesa, penerima dan tidak sensitif. Tipe ini mengungkapkan seorang manajer yang tidak “ngoyo” dalam pekerjaan.
ESFP : Extrovert, Sensing, Feeling, Perceiving ; Tipe ESFP mempunyai sifat ramah, tidak suka repot, humoris, dan mudah beradaptasi. Tipe ini menyatakan seorang manajer yang lebih mengutamakan kenyataan daripada teori dalam pekerjaannya.
ESTJ : Extrovert, Sensing, Thinking, Judging ; Tipe ESTJ mempunyai sifat praktis, realistis dan tidak suka berkhayal. Manajer bertipe ESTJ tidak tertarik pada hal-hal yang tidak berguna, senang berorganisasi dan melakukan segala aktivitas.
ESFJ : Extrovert, Sensing, Feeling, Judging ; Tipe ESFJ mempunyai sifat ramah, suka bicara, teliti, dan memimpin. Dalam melakukan pekerjaannya, manajer bertipe ESFJ ini memerlukan keharmonisan dan dukungan semangat. Ia tertarik pada pemikiran yang abstrak.
INFJ : Introvert, Intuitive, Feeling, Judging ; Tipe INFJ ini mempunyai sifat sering memaksa, teliti, sering ikut campur dan tekun. Tipe ini adalah tipe manajer yang tekun bekerja dan terkenal dengan buah pikirannya yang cemerlang.
INTJ : Introvert, Intuitive, Thinking, Judging ; Tipe INTJ mempunyai sifat ragu-ragu, kritis, bebas dan keras kepala. Tipe manajer ini dapat menyalurkan ide, dan pikirannya yang cemerlang dalam pekerjaannya.
INFP : Introvert, Intuitive, Feeling, Perceiving ; Tipe INFP mempunyai sifat senang mempelajari sesuatu yang baru, ramah dan mudah dipercaya. Tipe ini mengungkapkan manajer tersebut senang bekerja.
INTP : Introvert, Intuitive, Thinking, Perceiving ; Tipe INTP mempunyai sifat tenang, pendiam dan apatis. Tipe ini ialah tipe manajer yang senang melakukan tugasnya berdasarkan teori.
ENFP : Extrovert, Intuitive, Feeling, Perceiving ; Tipe ENFP bersifat antusias, bersemangat tinggi, banyak akal dan imajinatif. Seorang manajer yang mampu melakukan semua tugas yang diberikan kepadanya. Ia dapat membantu memecahkan problem perusahaan.
ENTP : Extrovert, Intuitive, Thinking, Perceiving ; Tipe ENTP ini bersifat cepat dan banyak akal. Tipe ini adalah tipe manajer yang senang berdebat dan mengabaikan tugas yang dianggapnya rutin.
ENFJ : Extrovert, Intuitive, Feeling, Judging : Tipe ini bersifat ramah, populer, dan sensitif terhadap pujian maupun kritik. Tipe manajer ini adalah tipe seseorang yang mau mendengarkan pendapat dan merasakan kesulitan orang lain.
ENTJ : Extrovert, Intuitive, Thinking, Judging ; Tipe ini bersifat ramah, berterus terang, tegas dan berjiwa pemimpin. Ini adalah tipe seorang manajer yang menghargai suatu alasan yang tepat dan masuk akal. Pemecah masalah.
Banyak perusahaan menggunakan proses MBTI dalam program mengembangkan manajemen mereka untuk menolong para manajer agar lebih mengetahui karakter mereka yang sesungguhnya, dan mengerti pendapat orang lain serta menciptakan kerja sama yang baik. Disamping itu, tes ini juga berguna untuk memberi pekerjaan, evaluasi prestasi dan negosiasi perencanaan pemasaran, dalam suatu perusahaan.
Sumber : jawaban.com

Wednesday, September 7, 2011

Stroke menyerang anak muda.


Para ilmuwan di Amerika mengtakan gaya hidup tidak sehat menyebabkan banyak anak-anak dan orang dewasa yang beresiko terserang stroke. Para peneliti melihat angka-angka untuk stroke iskemik, akibat pembekuan darah, dan stroke hemoragik, yang disebabkan oleh perdarahan pada otak.

Sebagaimana dilansir dari BBC, tingkat stroke iskemik meningkat sebesar 31% dalam usai lima sampai 14 tahun.Ada peningkatan sebesar 30% untuk orang berusia 15 sampai 34 dan 37% pada pasien antara usia 35 dan 44. Dalam semua kelompok umur peningkatan lebih besar pada pria dibandingkan pada wanita.

Angka untuk stroke hemoragik menunjukkan penurunan, kecuali kelompok usia lima sampai 14 tahun. Lebih separuh dari usia 35-44 tahun mengalami stroke iskemik juga memilik hipertensi
Dr Lorna Layward, dari Stroke Association di Inggris, mengatakan Orang biasanya mengaitkan stroke dengan orang tua, tetapi seperempat dari semua stroke terjadi pada orang usia kerja, dan sekitar 400 anak mengalami stroke setiap tahun di Inggris.

"Kita tahu bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke, bersama dengan faktor lain seperti obesitas, diet diabetes, miskin dan merokok," katanya.

Penelitian ini, kata Layward, menekankan perlunya orang-orang untuk menyadari bahwa stroke dapat mempengaruhi orang-orang muda, dan semua orang, terlepas dari usia. Karena itu perlu kesadaran untuk memeriksa tekanan darah dan menjalankan gaya hidup sehat.