Wednesday, September 7, 2011

Stroke menyerang anak muda.


Para ilmuwan di Amerika mengtakan gaya hidup tidak sehat menyebabkan banyak anak-anak dan orang dewasa yang beresiko terserang stroke. Para peneliti melihat angka-angka untuk stroke iskemik, akibat pembekuan darah, dan stroke hemoragik, yang disebabkan oleh perdarahan pada otak.

Sebagaimana dilansir dari BBC, tingkat stroke iskemik meningkat sebesar 31% dalam usai lima sampai 14 tahun.Ada peningkatan sebesar 30% untuk orang berusia 15 sampai 34 dan 37% pada pasien antara usia 35 dan 44. Dalam semua kelompok umur peningkatan lebih besar pada pria dibandingkan pada wanita.

Angka untuk stroke hemoragik menunjukkan penurunan, kecuali kelompok usia lima sampai 14 tahun. Lebih separuh dari usia 35-44 tahun mengalami stroke iskemik juga memilik hipertensi
Dr Lorna Layward, dari Stroke Association di Inggris, mengatakan Orang biasanya mengaitkan stroke dengan orang tua, tetapi seperempat dari semua stroke terjadi pada orang usia kerja, dan sekitar 400 anak mengalami stroke setiap tahun di Inggris.

"Kita tahu bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke, bersama dengan faktor lain seperti obesitas, diet diabetes, miskin dan merokok," katanya.

Penelitian ini, kata Layward, menekankan perlunya orang-orang untuk menyadari bahwa stroke dapat mempengaruhi orang-orang muda, dan semua orang, terlepas dari usia. Karena itu perlu kesadaran untuk memeriksa tekanan darah dan menjalankan gaya hidup sehat.